Pemkot Tangerang Launching 5 Aplikasi Online Layanan Masyarakat

jumat, 12 Januari 2018 13:01


(ist)

CSR.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meluncurkan lima aplikasi online baru pelayanan masyarakat, untuk mencegah terjadinya pungutan liar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kelima pelayanan aplikasi online baru itu menambah panjang layanan aplikasi online di Kota Tangerang, hingga jumlahnya mencapai 174 aplikasi online.


Kepala Diskominfo Pemkot Tangerang Tabrani mengatakan, aplikasi itu sudah terintegrasi dengan Tangerang Live, mulai e-sabakota, e-transport, e-audit, pindah sekolah online, dan perizinan online. 


"Dengan aplikasi baru ini, akan semakin memudahkan pelayanan warga," kata Tabrani, di Balai Kota Tangerang, Kamis (11/1/2018).


Tabrani menjelaskan, aplikasi sabakota atau sistem bantuan Kota Tangerang, berfungsi untuk memudahkan warga yang ingin mengajukan proposal bantuan dari sistem manual ke online ke Pemkot Tangerang. Dengan sistem ini, masyarakat bisa memantau proses bantuannya sudah sampai sejauh mana, disetujui atau tidak.


Sedangkan e-transport adalah sistem aplikasi yang dibangun oleh Dishub Kota Tangerang. Sistem aplikasi ini mencoba mengintegrasikan pelayanan publik, sesuai kebutuhan dan saran masyarakat. "Tree Point O ini aplikasi yang berbasis kewilayahan. Kita sudah punya peta Kota Tangerang. Mudah-mudahan ini menjadi kemudahan bagi teman-teman OPD dalam pelayanan masyarakat," jelasnya.


Melalui aplikasi ini, masyarakat juga bisa memantau rute angkutan kota yang ada di Kota Tangerang. Selanjutnya adalah e-audit yang dimaksudkan untuk membuat kerja inspektorat menjadi lebih mudah.


Terutama dalam mengaudit keuangan OPD. Sehingga, akan meningkatkan kerja OPD, terutama dalam melakukan pengelolaan dan pengeluaran keuangan daerah secara lebih bijak dan lebih baik.


Sedang aplikasi pindah sekolah online atau mutasi sekolah, untuk memudahkan masyarakat, khususnya para wali murid dengan mengajukan pindah sekolah untuk anak didiknya.


Terakhir, sistem aplikasi perizinan online merupakan pengembangan atau penyempurnaan dari sistem aplikasi online terkait perizinan yang sudah ada, sehingga menjadi lebih sempurna.


Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menambahkan, dengan aplikasi baru itu, Pemkot Tangerang memiliki 174 aplikasi online pelayanan publik yang semua bebas digunakan kota dan kabupaten lain. "Kita sudah memiliki 174 aplikasi online. Kita juga sudah beker jasama dengan 36 kabupaten dan kota. Saat peresmian ini  kita juga kedatangan tamu dari Bekasi dan Banyuasin," ujar Arief.


Kepada 36 kota dan kabupaten yang telah menjalin kerja sama dengan Pemkot Tangerang, Arief mempersilakan kepada masing-masing pemerintah daerah, untuk mengadopsi dan memakai aplikasi itu.


(ayb/int)


Berita Terkait

Event

+ index