BNN Amankan 40 Kg Sabu Jaringan Malaysia di Aceh Timur

jumat, 12 Januari 2018 16:55


Ilustrasi (ist)

CSR.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Bea dan Cukai melakukan penangkapan terhadap Ramli warga Desa Bagok Panah, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur. Dari tangan Ramli disita 30 kilogram sabu yang disimpan dengan cara dikubur dalam pekarangan. Kemudian BNN juga melakukan penangkapan terhadap tiga orang pria di Alur Sungai Desa Bantayan, Kec Nurusalam, Aceh Timur. Dari tangan tiga tersangka yaitu Amri, Junaidi dan Syaifinur disita barang bukti 10 kg sabu. 


Deputi Penindakan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, sebelumnya BNN mendapat  informasi pada hari Rabu 10 Januari 2018 akan ada penyelundupan narkotika jenis sabu kristal seberat kurang lebih 40 kilogram ke Aceh melalui jalur laut.


"Sabu-sabu itu diselundupkan dari Penang Malaysia dengan menggunakan perahu motor/spead boat menuju Idi Rayuk yang kemudian dipecah menjadi dua bagian. Dimana 30 kg dibawa ke Desa Bagok Panah sedangkan sisanya 10 kg ditemukan di spead boat di Alur Sungai Desa Bantayan, Kecamatan Nurusalam, Aceh Timur," kata Arman, Jumat (12/1/2018)


Menurut dia selain menyita 40 kg sabu, BNN dan Bea Cukai juga menyita kendaraan roda dua, spead boad, alat komunikasi, GPS dan alat lainnya.


BNN selanjutnya melakukan pengejaran terhadap Dek Bat selaku pengendali jaringan dan pemilik barang bukti sabu-sabu tersebut.


"Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di BNN Kabupaten Langsa untuk dilanjutkan penyidikannya," tandas Arman.


(ayb/int)


Berita Terkait
Asyik, Turis Indonesia Kini Bebas Visa 30 Hari ke India
Indonesia dan Brasil Sepakat Bebas Visa
Gambar Destinasi Wisata Indonesia Hiasi Kereta Bawah Tanah Venezuela
Don't Miss It! TMII Bagi-bagi Tiket Masuk Gratis
Mulai januari 2019, Jepang Bakal Berlakukan Pajak Sayonara

Event

+ index