Pamitan ke Prajurit Kostrad, Gatot: TNI Harus Netral, Tak Bisa Dibeli

Kamis, 07 Desember 2017 20:02


(ist)

CSR.id - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo datang ke Markas Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Cilodong, Jawa Barat, Kamis (7/12/2017) tadi. 


Kedatangannya untuk berpamitan kepada prajurit Kostrad karena tidak lama lagi akan pensuh dari TNI. Dalam pidatonya, Gatot berpesan agar para prajurit Kostrad tetap berdiri netral. 


Dia mengatakan, tahun depan adalah tahun politik. Saat itu merupakan tantangan bagi TNI dalam menjaga kepercayaan masyarakat.


"Prajurit Kostrad bertugas dan berjuang bukan karena uang, bukan karena materi, tetapi karena keyakinan bahwa kau adalah patriot bangsa yang rela berjuang berkorban nyawa hanya untuk tetap tegaknya keutuhan NKRI," kata Gatot. 


Dia juga berpesan kepada jajaran Kostrad agar bersikap jika ada yang berusaha membuat Kostrad tidak netral. 


"Ini saya ingatkan. Siapa pun yang memimpin kalian amati dia. Kalau sudah dia kelihatan akan menjual Kostrad, bersikap kalian. Tidak boleh TNI kemana-mana. TNI harus netral. Biarkan yang lainnya bisa dibeli, TNI tidak bisa dibeli," tuturnya.


(ayb/int)


Berita Terkait
Please login for commentKomentar
Jaebum
Sambil pamit tidak lupa Panglima memberi wejangan untuk tetap menjaga kenetralan TNI dalam pilkada
mama
Sebaiknya memang TNI harus tetao netral, supaya tetap bisa menjaga keamanan dengan fokus dan benar
Renny
mungkin berasa sedih ketika lihat perpisahana, apa lagi kalo sebelumnya kerjanya sudah memberika yang bermanfaat. -r-
runi
harusnya sih omongan dia mengenai tni harus netral dan tidak bisa dibeli itu di tujukan untuk dirinya sendiri, namanya tni itu harus tunduk pada putusan panglima tertinggi di indonesia yaitu presiden, juga harus menjaga keutuhan NKRI

Event

+ index