Edan! Bapak Tega Cabuli Anak Kandungnya yang Masih Balita

Rabu, 13 September 2017 9:41


(ist)

CSR.id - Seorang bapak, Mardi (32), warga Kecamatan Batang Mesumai, Kabupaten Merangin, Jambi, tega mencabuli anak kandungnya yang berumur empat setengah tahun. Akibat perbuatan bejatnya, korban mengalami luka dan infeksi di alat kelaminnya.


Kejadian bermula saat Mardi menjemput anaknya di rumah orang tua mantan istrinya yang masih berada di kecamatan yang sama. Karena yang membawa ayahnya sendiri, kakek korban tidak merasa curiga. Pelaku lalu membawa anaknya ke rumahnya.


Sampai di rumah pelaku, pelaku langsung melampiaskan nafsu bejatnya terhadap anak kandungnya. Setelah itu, dia membawa korban pulang ke rumah orang tua mantan istrinya, lalu kembali pulang. 


Kepada sang kakek, korban mengeluhkan sakit di bagian kelaminnya. Kakeknya yang panik langsung menghubungi ibu korban. Mereka lalu membawa korban ke bidan. Setelah diperiksa, ternyata korban diketahui mengalami infeksi dan luka di bagian alat kelaminnya. Ibu dan kakek korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Merangin. Setelah korban dan saksi-saksi diperiksa, aparat kepolisian langsung menangkap pelaku saat berada di rumah mantan mertuanya.


Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Merangin AKP Al Hajat yang dikonfirmasi membenarkan polisi telah mengamankan pelaku pencabulan anak kandungnya sendiri. “Pencabulan itu terjadi di rumah pelaku saat kondisi rumahnya sepi,” ucap AKP Al Hajat, Rabu (13/9/2017).


Kasat juga menjelaskan, untuk saat ini, pelaku sudah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di ruang unit PPA. Polisi belum mengetahui motif pelaku tega mencabuli anak kandungnya sendiri. “Yang jelas, kami masih memeriksa pelaku,” ujarnya.


(ayb/int)


Berita Terkait
344 Warga yang Diisolasi KKB Berhasil di Evakuasi
Batu Akik Ini Ternyata Masih Diburu Kolektor
Presiden Jokowi Hadiri Munas KAHMI di Medan
Rusia Luncurkan Pesawat Pembom Supersonik Tu-160 
Dua Bocah Hanyut Terbawa Banjir di Magetan

Please login for commentKomentar
soft
tega nya ayah kandung korban yang merusak masa depan anaknya,apalagi anaknya yang baru berusia 4 tahun, dan ini akan menjadi trauma bagi sang anak.. pihak berwajib harus bersikap tegas dan memberikan hukuman yang adil untuk anak yang baru berusia segitu, tapi mungkin sebuah hukuman tak akan bisa menghapus trauma dari sang anak

Event

Seito Trick or Treat Fest29 Oktober 2017 - 29 Oktober 2017
Job Fair Mangga 2 Square24 Oktober 2017 - 25 Oktober 2017
SDGs Walk for Action22 Oktober 2017 - 22 Oktober 2017
Mixing Henna Natural Class22 Oktober 2017 - 22 Oktober 2017
+ index