Pemudik Kereta Api dari Jakarta Meningkat

Senin, 19 Juni 2017 17:27


(ist)

CSR.id - Sedikitnya 280 ribu pemudik dari wilayah Jakarta dan sekitarnya akan menggunakan moda kereta api menuju kota-kota di Pulau Jawa selama tujuh hari Lebaran atau periode 18-24 Juni 2017. Data di dua stasiun kereta api utama Jakarta yakni Pasar Senen dan Gambir, Senin (19/6) menunjukkan bahwa jumlah rata-rata penumpang selama periode 18-24 Juni 2017 akan berkisar 25 ribu per hari di Senen dan 15 ribu per hari di Gambir atau total 40 ribu setiap harinya.


Namun demikian, angka rata-rata per hari itu berpotensi akan naik sekitar seribu hingga dua ribu penumpang mengingat ada beberapa kereta api tambahan yang baru beroperasi mulai Selasa (20/6). "Tidak akan ada arus puncak pemudik yang menggunakan kereta api, mengingat kursi yang kami sediakan tetap jumlahnya, jumlah penumpang stabil pada angka 25 ribu selama musim Lebaran ini," kata Kepala Stasiun Kereta Api Pasar Senen Dedi Kristanto.


KAI sudah menyiapkan 26 kereta api tambahan di Gambir dan Pasar Senen untuk menambah kapasitas kursi sampai lebih dari 50 persen setiap harinya. Di Pasar Senen misalnya, pada hari-hari libur biasa stasiun tersebut hanya mengangkut hampir 18 ribu orang. Namun dengan 12 kereta api tambahan, jumlah penumpang bisa mengalami kenaikan hampir 9.000 orang.


Sementara itu beberapa penumpang mengatakan mereka merasa beruntung mendapatkan tiket kereta api yang harus mereka beli 90 hari sebelum tanggal keberangkatan. "Saya harus begadang sampai jam 12 malam untuk membeli lima tiket kereta api bagi keluarga saya," kata Arif Pribadi, bapak tiga anak yang hendak mudik ke Yogyakarta dari Stasiun Gambir.


Beberapa penumpang lain juga mengaku melakukan hal yang sama, bahkan harus antre pada tengah malam di agen penjualan tiket kereta api, meski KAI sudah mengimbau warga untuk membeli tiket dalam jaringan (daring).


"Saya tidak beli dari internet karena situs KAI sering tidak bisa diakses saat pertama kali menjual tiket Lebaran," kata Dandi, pemudik tujuan Purwokerto di Stasiun Pasar Senen.


Tiket kereta api pada musim Lebaran memang selalu habis dalam hitungan menit saat pertama kali dijual pada H-90. Hal ini menunjukkan tingginya animo masyarakat pada moda transportasi yang tidak mengenal macet tersebut. 


(ayb/int)


Berita Terkait
Gara-Gara Tronton Mogok KAI Sehari Rugi Rp808 Juta
BMKG Temukan Sembilan Titik Panas di Jambi
Kurdi Tegaskan tak Ingin Berperang dengan Pasukan Irak
Presiden Jokowi: Tunjangan Veteran Naik 25 Persen Tahun Depan
Dor! Pria Bersenjata Tembak Mati Tiga Warga di AS

Please login for commentKomentar
Linda
Menggunakan transportasi umum seperti kereta api lebih mudah dan aman banyak di minati para pemudik lebaran dari tahun tahun sebelumnya, apalagi ditambah dengan fasilitas seperti sekarang ini.
runi
dengan fasilitas kereta yang makin membaik pastinya peminat para pemudik yang ingin naik kereta jadi lebih banyak, apalagi beli tiketnya juga sekarang gak perlu pakai antri panjang juga, bisa beli online
princess
mungkin udah pada sadar kali ya , namanya ingin mempercepat mudiknya jadi naik kereta api
xx
pasti ada peningkatan setiap tahunnya, karena pendatang juga sangat banyak yang datang, jakarta sudah membludak
ferry
artinya kesadaran masyrakat menggunakan kereta api untuk mudik sudah meningkat
Sam
sudah mulai pada mudik ternyata, supaya mereka lebih santai dan aman
sumaryani
kerata bisa di jangkau oleh semua kalangan jadi ngak heran dari tahun ketahun selau meningkat jika mudik lebaran tiba
Renny
udah mulai banyak yang pulang biasanya udah ambil cuti duluan dan libur sampai 2 minggu -r-
emma
itu sdh pasti krn libur lebaran sdh memasuki H-5..banyak masyarakat yg sdh mulai meninggalkan Jakarta utk balik ke kampung halamannya
mama
Mendekati lebaran pasti meningkat penumpangnya . Lagipula kereta pasti jadi angkutan favorite deh

Event

Men’s Expo 201720 Oktober 2017 - 22 Oktober 2017
Pasaraya Carnival14 Oktober 2017 - 12 November 2017
Indonesia Diecast Expo 201728 Oktober 2017 - 29 Oktober 2017
+ index